BULAN PUASA, BULAN INSPIRASI BUAT NON-MUSLIM

11 08 2009

Disclaimer: Tulisan di bawah ini beserta judulnya dicopas langsung dari blognya saykoji di blogdetik

—————————————————————————————————————————————————————————————————--

saykojiSebelum pada salah persepsi, gue jelaskan baik-baik dulu ya.

1. gue kristen, dan bukan islam
2. tulisan ini dimaksudkan untuk membangkitkan semangat toleransi antar umat beragama, jadi bacalah dengan hati tenang, dan pikiran terbuka

Okey, cukup jelas kan?

Buat gue (SAYKOJI) setiap bulan puasa dan lebaran semakin mendekat, gue sebetulnya seneng banget…

Di satu sisi, antrian makan siang di mana-mana jadi berkurang.. hehe, tapi di sisi lain, gue belajar BANYAK HAL BAGUS dari teman-teman yang muslim.
Gue percaya, apapun kepercayaan yang dianut masyarakat INDONESIA, masing-masing punya kebaikan yang layak untuk dipelajari. Dan di bulan puasa yang semakin mendekat ini, gue punya beberapa poin yang layak diperhatikan, kalau perlu dicoba dari teman-teman yang muslim.

1 .  D I S I P L I N
Umat muslim sejati sudah pasti nomor satu perihal yang satu ini. Baik dari sholat 5 waktu, ketertiban dan khusyuknya saat Sholat Jumat (walau penuh sesak, tapi tetap khidmat!).
Apalagi waktu di bulan puasa, baik dari bangun pagi untuk sahur, tahan diri sepanjang hari, dan jadwal berbuka puasa di sore hari yang dilanjutkan dengan Taraweh.
Gue sendiri yg kristen sering telat kalo mau ke gereja, udah gitu masuk nya sesak2an, rebutan kursi…

2 .  K E S E D E R H A N A A N
Perhatikan kawan-kawan muslim saat beribadah. Baju yang mereka kenakan itu sederhana. Bukan baju untuk gaya-gayaan, bukan untuk tampil eksis. Yang pria pakai sarung dan peci, dan yang wanita pakai mukena, menutupi seluruh tubuh dan nggak keliatan di dalam nya pakai baju merk apa kek. Ini pun salah satu karakteristik yang layak dipuji.

3 .  K E T U L U S A N
Entah dalam memberi sedekah, dalam bersyukur (sering gue denger temen bilang ALHAMDULILAH), atau sebelum memulai segala sesuatu dimulai dengan BISMILLAH.
Luar biasa, gue melihat teman-teman muslim sejati, adalah orang-orang yang hidupnya penuh dengan ketulusan! Tidak ada satupun di dunia ini yang bisa kita banggakan, mereka TULUS karena mereka sadari bahwa segala sesuatu di dunia ini ada di bawah kendali TUHAN.

Well, sejauh ini tiga point di atas yang jadi persepsi gue. Selamanya gue bakal jadi orang kristen, percaya akan keselamatan dari Yesus Kristus. Tapi selamanya juga gue akan jadi orang yang salut dan menghargai nilai-nilai ISLAM.

Jadi buat temen-temen yang non muslim, mari kita dukung saudara-saudara yang akan berpuasa selama sebulan ke depan ini. Mereka sedang menjalankan ibadah nya dengan sepenuh hati. INDONESIA tidaklah seharusnya didasarkan pada keseragaman, tapi dalam perbedaan yang saling menghormati, bangsa ini akan MAJU LUAR BIASA!!

BHINNEKA TUNGGAL IKA!

catatan: gue percaya kalau teroris laknat yang caper tukang ngebom itu bukan orang yang ngerti ajaran islam yang sejati…

———————————————————————————————————————————————————————————————————–





It’s so Long

11 08 2009

Hi all, lama banget rasanya udah ga ngeblog lagi. Ngeliat dari postinganku terakhir adalah graduation dayku, yang berarti udah 4 bulan lebih. Kangen rasanya ngeblog lagi.

Banyak cerita, banyak kisah, banyak suka, dan duka yang menghantarkanku pada kondisi saat ini menjadi seorang pegawai outsource di perusahaan yang cukup bagus dan prospek menurutku yaitu PT. MedcoEnergi. Bekerja sebagai business application developer banyak suka dan dukanya. Mungkin di lain kesempatan akan kugoreskan di blogku ini tentang kisahku menenun sebagian hal dari hidupku di kota yang disebutkan orang busy city ini, ya Jakarta.

Smoga aku tetap bisa terus konsisten menulis dan sharing cerita ke rekan-rekan semuanya.

Sincerely yours,

SilasSebastianSihotang





Hepi Birthday Bangsaku!!!

17 08 2008

Jam berdenting dikepalaku
Teringat hari telah usai
Sejenak berpikir ada menu spesial apa di hari ini

Ternyata…
Aku ingat satu hal
Negaraku ultah
Hmm.. apa spesialnya ya untuk umur yang baru ini?

63, angka yang tua
Tua untuk suatu perjuangan yang telah dibuahkan leluhur
Tua untuk kemenangan yang terus dirayakan setiap tahun
Tua untuk harga sebuah kebebasan dan kemerdekaan
Seharusnya kita sudah kenyang
Tapi, masih saja terngiang
Raungan-raungan penderitaan yang mempertanyakan kemerdekaan
Yang menantang pahlawan kebebasan untuk bertanggung jawab

Apa arti kemerdekaan?
Kebebasan saling meniadakan satu sama lain oleh perbedaan SARA?
Kebebasan menginjak-injak kepentingan orang untuk urusan perut semata?
Kebebasan untuk mempertunjukkan kemolekan tubuh bagi orang lain?
Ayo, apa kebebasan versimu??
Apa? Bebas dari kutukan yang menimpa bangsa ini?
Terserahlah apa katamu, itu pendapatmu

Semua orang bisa berucap,
semua orang bisa bertindak
Namun umur terus berjalan,
Mencari-cari apa arti kemerdekaan sesungguhnya
Banyak orang merasa aman dengan kondisinya
Merasa, dengan hidup baik dan taat aturan sudah cukup menjadi warga negara yang merdeka
Hello??!! Celikkan matamu! Usaha kita gak cukup sampe di situ tuan
Lihat sejenak sekelilingmu, penjajahan ada di mana-mana
Kau tak bisa lihat?? Buka televisimu, apa yang disiarkan di sana?
Kriminal di mana-mana? Penindasan di mana-mana? Bahkan yang tak masuk akal??
Ternyata setan di mana-mana ya?
Bodoh! Tolol! Itu saudara kita semua…
Ngapain juga kita dijadikan satu rumah di bangsa ini, kalau ujung-ujungnya pada berantem??

Bangsa ini gak minta kamu jadi pahlawan yang bisa langsung membalikkan kondisi negara 180 derajat.
Hanya perhatikan dan peduli sekitar kita.. itu aja kita susah
Lebih baik ngendon di kamar dewe sambil ngegame, di luar mau apa EGP

Apa arti kemerdekaan?
Tak usah kita jawab terus aja mencari, terus aja jalani hidup kita dalam susah peluh
Kalau begini-begini terus, jangankan 63 sampai angka ribuan juga pertanyaan tetap akan sama

Niat mo bikin puisi kok jadinya curhat begini yak?! Ah ntahlah, yang penting saya turut berbangga dan berbahagia aja udah dilanda sebegitu banyak masalah toh aku masih bisa hidup di dalamnya, so Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke 63, jayalah selalu!!

buat bang hakimtea, aku ikutan nyebarin logo ya.. ^^

nb: iseng aja bikin tulisan ini, udh lama gak nulis pgn bikin sesuatu yg baru, n kebetulan ada event ini, ehehe




Welcome My 22nd!

15 06 2008
Welcome My 22nd!

Usilnya Teman-Temanku

Hari ini genaplah umumrku 22 tahun lebih 5 hari. Awal yang baru untuk memulai sesuatu yang baru di usia yang baru. Ini mungkin kado terindah di hari ulang tahun yang pernah kumiliki selama ini. Aku bisa ngajak makan teman-teman sebanyak 26 orang yang dari awal memang sebenarnya sudah kurencanakan. Aku pengen sekali nraktir teman-teman semua sekali saja sebelum semuanya pada pergi. Walaupun sudah kurencanakan, aku coba diamin saja pura-pura gak peduli ketika teman-teman pada rikues makan-makan, hehe. Habis teman-teman kadang kebangetan, blom lagi rencana mereka mau nyeburin aku di kolam depan Graha ITS (again??!! Iya setelah kemaren dulu yang pertama pada event bukan ulang tahunku, sial). Bukannya apa-apa, kolam itu baunya bukan main, pakaian mseti dicuci dua kali baru ilang, itu juga masih keciumlah sedikit-sedikit bekasnya, gak mungkin di laundry malulah bau, mesti cuci sendiri. Akibatnya, pas UAS Kewarganegaraan, aku harus selesai duluan setengah jam sebelum jam ujian berakhir, kalau tidak aku ditangkep dan dikerjain sama teman-teman. Dan tebak??? Aku berhasil melarikan diri. Dua hari pada hari ultahku aku terpaksa puasa ke lab (yang seyogyanya sehari-hari kulakukan terus) kuhabiskan waktu tiduran di kos hanya untuk menghindari keusilan teman-temanku. Tapi sudahlah namanya dinamika pertemanan, tapi di situlah letak kepedulian dan perhatian itu.

Kado Terindah Read the rest of this entry »





Selamat Jalan Om… Bertemu di Surga Kelak!!!

26 05 2008

Malam tadi, aku seperti biasanya browsingan di lab, tiba-tiba Moses, temenku, dateng dan dengan langsungnya mengajak aku keluar, kira-kira percakapannya seperti berikut ini.


Moses: “Las, ayo kawani aku.”
Silas: “Kemana, Ses?”
Moses: “Ayolah…keluar bentar.”
Agak gusar, aku pun sedikit linglung keluar lab tanpa bawa apa-apa. Trus aku tanya lagi.
Silas:”Kemana? Perlu pake helm?”
Moses: “Iya, bawalah helm”

Aku masuk ke dalam lab lagi, cari-cari helm, dan akhirnya ketemu, ambil jaket, dan tas kecil berisi dompetku.
Sambil jalan keluar lab mau menuju ke parkiran bawa, aku tanya terus karena Moses emang gak seperti biasanya.
Silas: “Ada apa sih, Ses?” Baru jalan enam atau tujuh langkah, Moses langsung jawab,
Read the rest of this entry »





Optimalkan Waktu Karena Hari Semakin Kejam

22 05 2008

Seringkali kita tidak sadar bahwa banyak waktu yang bisa disimpan dari tiap aktivitas yang kita lakukan. Terkadang kita tidak habis pikir ketika mengalami hal-hal yang cukup mengherankan ketika waktu terasa lebih cepat berputar. Contohnya saja seorang anak sebut saja namanya Sihot, dia berencana ingin bangun pagi pada saat liburan Waisak Selasa kemaren dan akan mengerjakan tugas-tugas kuliah, TA, beserta praktikumnya yang masih keteteran selama ini. Tapi sangat disayangkan karena satu dan beberapa hal, termasuk kekejaman pembantaian yang diikutinya pada malam sebelumnya dalam rutinitas kegiatan ladies night komunitas underground GCL, akhirnya semua rencana yang sudah dipersiapkannya dalam angan-angan sebelumnya menjadi buyar, kacau, dan tak tercapai gara-gara ketiduran dan bangunnya udah jam 3 sore, makkkk ngeri kali…. setengah hari dihabiskan hanya buat tidur. Read the rest of this entry »





Cockrophobia

4 03 2008

cockroach.jpgSebenarnya istilah ini gak ada, aku bikin sendiri, tapi searching di google kok banyak juga yah orang yang senasib denganku. Dari asal katanya saja mungkin kamu sudah bisa nebak kalau kata tesebut merupakan perpaduan kata cockroach dan phobia, ya benar saya takut sama makhluk kecil menjijikkan berwarna coklat, apalagi kalau bukan kecoak. Waktu googling gambar kecoak aja aku muak melihat semua hasil pencariannya, kupilihlah gambar di atas, karena menurutku itu gambar yang paling kurang menakutkan/menjijikkan dari yang lainnya.

Aku gak tahu kapan bermulanya aku takut sama binatang ini. Kupikir semuanya terakumulasi sejak kejadian-kejadian pahit yang kualami bersama binatang ini. Yang masih kuingat (sebenarnya aku udah gak mau untuk mengenangnya kembali) diantaranya:
1. Pernah jatuh tuh benda di lemari setinggi daguku pas aku lagi sisiran jadi pas banget di depan mataku, monyong…
2. Waktu lagi asik-asik mandi tiba-tiba tuh kecoak udah nempel di dinding kamar mandi, jantungku berdetak kencang, aku berhati-hati mengusirnya dengan air, eh malah terbang kesana-kemari hinggap di handukku. Terpaksa basah-basah pindah kamar mandi.
3. Waktu tidur matiin lampu sekujur tubuhku pernah disentuhnya, kaki-tangannya yang kasar pernah menjalani tubuhku. Aku gak bisa lagi tidur abis itu, aku cuci habis-habisan bagian tubuhku yg disentuhnya pake sikat kain. Gila emang tuh makhluk.
4. Sering masuk kamar, diusir eh malah tambah masuk, pake lari segala ke arahku bukannya menjauh, goblok deh, sapu ditanganku gak berguna gara-gara akunya udah ngacir.
5. Suatu malem udah hampir pagi, mata udah gak tahan lagi untuk melek, eh..eh..eh..tuh makhluk cari masalah, melintas cepet di dinding kamarku trus ilang. Kesimpulannya dia ada di kamarku, tidaaaakkkk.. padahal udah ngantuk banget. Wis aku gak mau perang sekarang, mending aku aja yang ngalah aku pindah ke kamarnya temen. Besok pagi dia heran kok aku ada di sampingnya, hehehe.

Masih banyak deh kasus-kasus yang lain, termasuk dengan tikus. Sial, kecoa ini menambah koloninya, sekarang makhluk-makhluk yang kecil, gerak cepet, jorok/kotor, dan bau mbuat aku semakin phobia :( .

Sampai malam-malam terakhir ini kalu aku bayang-bayangkan mereka menggerogoti tubuhku aku bisa takut sendiri, aku bisa parno sendiri, sialan…. Moga2 gak menjadi-jadi nih penyakit.





Man was born to be a pervert!

3 03 2008
julia_perez_cantik_354_full.jpg

“Gak, gue gak setuju banget Las dengan judul loe, gak deh, jangan sekali2 bikin judul seperti itu. Gua baik kok orangnya, alim seperti Fahri di Ayat2 Cinta, tau gak? pasti gak tau, gak gaul sih. Gw gak pernah kok nonton pilem2 gituan, apalagi pilem2nya Miyab*, apalagi yang lagi di sofa dengan posisi woman on top itu, sampe2 si M ndesah2 histeris, gak deh gak pernah. Oooopsss…”

Itu sekedar intro yang mungkin dialami setiap orang. Bahkan ketika melihat foto cewe seksi di atas mungkin sudah terlintas sekelebat pemikiran yang bisa terkategorikan jalang. Tenangkan pikiran, emosi, ato ketegangan-ketegangan ato ‘ketegangan-ketegangan’ yang ada. Mari kita berpikir rasional sedikit. Btw postingan ini bukan sebagai balasan atopun klarifikasi dai postingan temanku ini. tapi kalo mo dianggap demikian yah monggo.

Let’s start. Aku cuman punya referensi buku “Why men don’t listen and women can’t read maps” Di situ dijelasin kalo secara genetika dari awal orak manusia antara wanita dan pria emang udah beda. Fakta-fakta sejarah membuktikan, bahwa tanpa suatu ajaran atau didikan pria sudah langsung mengerti tugasnya untuk berburu di hutan, sementara yang wanita menjaga anak-anak mereka di gua dan menunggu para pria membawa hasil buruannya. Di buku itu diceritakan bahwa hasil penelitian membuktikan bahwa memang komposisi otak antara manusia dan pria berbeda.

Langsung fokus aja ke masalah ya, pada otak manusia pengatur imajinasi, fantasi, cita

050120haier_fig1_lg.jpg

rasa seni, pokoknya yang abstrak, terletak di belahan kanan. Sedangkan belahan (tuh kan udah pada kotor pikirannya ngomongin ‘belahan’ :p) otak kiri mengatur segala yg bersifat sistematis, real, dan logis. Nah, perbedaan antara otak pria dan wanita bisa diliat di gambar di samping. Secara sepintas bisa dilihat bahwa pada otak pria terfokus fungsi kerja pada otak bagian kiri sedangkan pada wanita tersebar hampir diseluruh kedua bagian namun dengan porsi yang lebih kecil. Itu makanya sebagian besar pria mampu untuk membolak-balik suatu benda 3D diotaknya dengan baik. Makanya untuk kasus psikotest seperti ini jadi makanan pria sehari-hari. Sedangkan untuk wanita tidak bisa melakukannya dengan baik, untuk parkir mundur saja wanita kerap kali menubruk pembatas parkir. Read the rest of this entry »





Orang gila..orang stress…orang gila…orang stress…

26 11 2007
Orang gila  

Tepatnya dua malam yang lalu, setelah pulang dari lab kesayangan, Grid Computing Laboratory, aku dan Chika berpapasan dengan seorang bapak tua sebut aja OG(bukan orang gila, hanya sebutan aja kok) yang penampakannya agak semerawut gitu. Tapi kami nggak terlalu menghiraukan jadi langsung aja tembak ke kosan, udah pengen bgt rebahan di pulau kapuk. Gitu sampai di kos dan buka pintu, eh tiba2 p OG langsung mau nerobos ke kamar kami, ternyata dia ngikutin dari tadi, “Assalamualaikum, beli bla..bla..” gak jelas ngomongnya waktu itu, untung chika cepat tanggap, dia tahu nih orang rada miring, langsung nge-defense dia kyk pemain2 rugby gitu, konsekuensinya yah aroma badan pak OG yg bau itu nransferlah dikit2.
Ternyata pak OG itu nyari2 yang namanya ‘Agus’ ade’nya. “Ono Agus, ono Agus??” tanyanya selalu dengan suara beratnya. “Gak ada, keluar sana pak, jangan masuk” tolak chika supaya p OG itu gak mengerayangin kami :)
P’ OG pergi, temen kami Adonk tiba2 muncul dan tanya2 ada apa kok denger spt ribut2. Ternyata dia udah duluan tahu bapak itu waktu di cangkru’an tadi. Adonk trus naik ke lantai atas, kami pun masuk dan kunci kamar, berharap berakhir insiden yg cukup menegangkan itu.
Eh gak berapa lama, terdengar dia tereak2 “Agus..agus..”, dug..dag..dug..dag..suara langkahnya semakin kedengaran keras melangkah ke kos kami lagi, sampe akhirnya langsung naik ke atas dan nemuin adonk yang saat itu lagi bersantai ria. “Agus ya?? Agus ya??”, tuduh pak OG terhadap Adonk tegas. Adonk nyantai aja menghadapinya, gak sia2lah punya darah batak nghadapin yang ginian. “Tenang pak, kita ke bawah aja”, trus minta rokok yang di tangan adonk pula dia, ada2 aja nih orgil.
Di bawah, orang2 yang udah on ada Adi, Samuel, Chika, dan aku di dalam kamar aja denger2 kekacauan yang terjadi. P’ OG nanya terus ada Agus ato nggak. Untung dia gila jadi kami bisa bilang klo yg namanya Agus gak ada di kos kami, padahal ada Agus Unair temen kami, tp gak mungkinlah berurusan dengan org gila kek gitu. N ternyata setelah dicari tau dia emang punya adek namanya Agus yg jual minuman di tempat cangkru’an depan. Kalo nggak mungkin kami bilang ada temen kami namanya Agus, dan tambah ribetlah masalah…
Akhirnya berhasil diusir tuh orang usil…kami masuk kamar, dikunci, dan berusaha memejamkan mata secepatnya, soalnya besoknya mau bangun pagi.

Besoknya Adonk cerita, waktu Hendra pulang pagi jam 03.30 dia liat ada orang dipukulin gak jauh dari kos kami, n ciri2nya persis seperti p OG.

Oh p OG sungguh kasian nasibmu…

Ati2 buat yang ngekos2, disinyalir kemampuan para pencuri dalam berakting udah semakin meningkat, bisa akting pura2 gilalah, dsb biar bisa melakukan pemetaan kebiasaan dan lokasi2 penting dikos2an, so becareful, sering2 kunci2 kamar. Gak semua yang loe rasa itu bener, tiba kecurian baru nangis…





Sate Gua Langsung Laku

2 11 2007

Pagi tadi aku bangun cepet, sengaja kupersiapkan dari tadi malam untuk tidur lebih awal. Memang akhir-akhir ini aku udah lumayan biasa bangun pagi, yah berhubung sedang dalam masa UTS sih so dituntut bangun lebih awal buat belajar. Alarm HPku berbunyi tepat pukul 06.00 pagi, tapi seperti biasanya tiap bangun pasti ada delaynya makanya aku bangun cuman buat matiin alarm doank, abis itu tiduran lagi sembari telungkup untuk sate (saat teduh, baca: doa pagi), ya iyalah secara gtu lho taat beragama, tapi tetep aja dengan kondisi yang 3/4 ngantuk. Tapi itu semua berakhir gak lama setelah seseorang mengetuk pintu kamarku: “Las…las…”, namaku dipanggil. Aku langsung tahu itu siapa, “oh.. bang Albert ternyata”, benakku. Kubuka pintu dan dengan terpaksa aku melek dari rasa tidurku, “Akh sudahlah kan kemaren niatnya emang mau bangun cepet”, pikirku. Kepengen aja sih, bukan karena ada UTS, dah selesai kemaren yang untuk yang tulis. “Tidur lagilah Las”, kata bang Albert, “Nggak bang, aku memang rencana bangun pagi”, jawabku. Aku langsung ke kamar mandi cuci muka, gerak-gerak sedikit, dan tentunya karena teringat kewajibanku yang terputus tadi (sate), maka aku berniat melanjutkannya dengan mbaca alkitab. Wah aku udah bener-bener feel comfort and segar sekarang buat ngedengerin ‘Bos’ ngobrol. Selesai aku doa, aku menikmati sate pagi ini, setelah itu aku ambil gitar ke kamar Agus di Lt2, aku naikkan beberapa lagu PAW dikit2, tp ditempat terbuka dan dibawah terpaan sinar matahari yang hangat banget. Wah senengnya bisa nyanyi buat Tuhan pagi-pagi. Tapi cahaya matahari yang awalnya menemaniku dengan kehangatannya kini gak lagi bersahabat, dia mulai menyakitiku dengan panasnya, ya iyalah secara Surabaya geto. Kuputuskan pada akhirnya untuk menghentikan aktifitasku tadi. Read the rest of this entry »