Kalau ditanya item rumah tangga yang paling banyak disimpan di rumah, mungkin tidak sedikit yang menjawab tas kresek (plastik). Jenis plastik yang merupakan sisa belanja pakaian biasanya lebih bagus (tebal, tahan lama, dan tertera mereknya) sayang untuk dibuang. Sebenarnya bukan plastik saja bahan pembuatnya, kertas yang ramah lingkungan pun sudah banyak. Begitupun kantongan-kantongan ini akan menumpuk menjadi sampah di rumah.
Terlintas begitu saja tadi saat bersih-bersih kamar, dengan latar belakang alasan yang sama, yaitu sayang membuang plastik-plastik Man Zone bekas beli pakaian (yang pada akhirnya dibuang juga karena sudah kebanyakan). Idenya adalah nanti di masa depan, orang hanya memiliki beberapa kantongan yang tak akan pernah dibuang. Di masa depan nanti semua serba elektronik, serba screen pen-display data elektronik dimana-mana, mungkin pada koran, flyer-flyer, brosur, papan iklan, dsb. Nah teknologi tersebut juga turut membantu mewujudkan ide seperti ini. Bukan hanya untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan alam akibat penggunaan sampah plastik berlebih, namun juga untuk menyelamatkan gengsi orang-orang yang turut melekat pada merek dari fashion yang mereka beli, karena desain merek perusahaan yang mereka beli produknya dapat ditampilkan pada kantong-kantong elektronik ini dan hanya bisa diinject (mungkin dengan menggunakan alat yg bentuknya mirip barcode scanner) oleh toko tersebut, dan dalam beberapa hari desain cover kantong ini akan lenyap dengan sendirinya (tereset ulang sehingga kantong bercover default kembali). Ya, memag ide yang sangat simpel dan masih akan sangat lama terjadi. Aku punya ide dan aku menggoreskannya.

