USB 3.0: The Flash

Posted: November 21, 2008 in It & Tech

Puas dengan teknologi transfer data melalui kabel universal USB 2.0? Hmm.. sebaiknya segera nikmatin sepuasnya, sebelum tahun depan rilis generasi baru yang memiliki kinerja jauh lebih cepat. USB 3.0, diperkirakan akan dipasarkan secara luas 2010 nanti. SuperSpeed USB (begitu julukannya) ini mampu menangani 10x lebih cepat dari pendahulunya, gambarannya untuk mengopi file film jenis high digital sebesar 27GB hanya butuh waktu sekitar 70 detik. Suatu penemuan yang luar biasa.

Perbedaan kedua generasi ini diulas dalam tabel berikut.

Characteristic

SuperSpeed USB

USB 2.0

Data Rate SuperSpeed (5.0 Gbps) Low-speed (1.5 Mbps), full-speed (12 Mbps), and high-speed (480 Mbps)
Data Interface Dual-simplex, four-wire differential signaling separate from USB 2.0 signaling.

Simultaneous bi-directional data flows.

Half-duplex two-wire differential signaling.

Unidirectional data flow with negotiated directional bus transitions.

Cable signal count Six :
Four for SuperSpeed data path.

Two for non-SuperSpeed data path.

Two :
Two for low-speed/full-speed/high-speed data path.
Bus transaction protocol Host directed, asynchronous traffic flow.

Packet traffic is explicitly routed.

Host directed, polled traffic flow.

Packet traffic is broadcast to all devices.

Power management Multi-level link power management supporting idle, sleep, and suspend states. Link-, Device-, and Function-level power management. Port-level suspend with two levels of entry/exit latency.

Device-level power management.

Bus power Same as for USB 2.0 with a 50% increase for unconfigured power and an 80% increase for configures power. Support for low/high bus-powered devices with lower power limits for un-configured and suspended devices.
Port state Port hardware detects connect events and brings the port into operational state ready for SuperSpeed data communication. Port hardware detects connect events. System software uses port commands to transition the port into an enabled state (i.e., can do USB data communication flows).
Data transfer
types
USB 2.0 types with SuperSpeed constraints. Bulk has streams capability. Four data transfer types: control, bulk, interrupt, and isochronous
Udah berusaha ditranslate tapi jadi aneh artinya, akhirnya gak jadi deh :P

Dari karakteristik di atas dapat kita lihat bahwa salah satu keuntungan pentransferan data lewat SuperSpeed ini adalah adanya dua jalur berbeda untuk download dan upload. Artinya bisa melakukan kedua aktivitas tersebut bersamaan tanpa ada pengurangan kecepatan transfer.

Ada berbagai macam bentuk konektor kabel USB ini:
- USB 3.0 Standard-A plug and receptacle (=host connector, hampir mirip dengan USB 2.0 standard yang biasa kita temui dan gunakan untuk keperluan transfer data biasa)
- USB 3.0 Standard-B plug and receptacle (untuk stationary peripherals: external HDD dan printer)
- USB 3.0 Powered-B plug and receptacle (untuk menyediakan power bagi adaptor USB tanpa butuh power supply external)

- USB 3.0 Micro-B plug and receptacle (small handheld devices)
- USB 3.0 Micro-A plug (hanya untuk aplikasi On-The-Go (OTG))
- USB 3.0 micro-AB receptacle (untuk fungsi host atau juga devices)

Sebagai contoh, di samping adalah gambar bentuk konektor USB 3.0 Micro B.

Selain bentuk konektor yang berbeda, juga lambang USB 3.0 ini mengalami perubahan tepatnya penambahan dua ‘S’ pada pangkal logo USB 2.0 sebelumnya, yang merupakan singkatan dari ‘SuperSpeed’.
Walaupun mengalami perubahan bentuk konektor namun konektor USB 3.0 ini spenuhnya kompatibel dengan USB 2.0. Kekurangan yang ditemui sejauh ini hanya pada ukuran kabel yang menjadi semakin besar (tebal), mirip seperti kabel ethernet (jaringan).

Tambah ribet atau tambah mudah?? Yang pasti siapkan sabuk pengaman Anda!

Comments
  1. hidayat says:

    pertamax……ye..
    hidup mencari ketenangan

  2. prasta says:

    info yang bagus jeh.

    tp sori, ane nggk pake flashdisk, ngk paham euy (soale pinjem flashdiskmu jeh :D )

    oiye, mampir lah ke wisma ane, http://prasta.wordpress.com

    ada barang baru, sayang bgt kl blum dijamah olehmu :D

  3. Rian Xavier says:

    Wah jadi kepingin nih. Hehehehe. :mrgreen:

  4. Mustofa says:

    seep.. :)
    info yang Bagus..
    KapAn muncul nya bos di Indo?

  5. silas says:

    ^^ masih blom ada inpo kita tunggu aja.. mungkin 2010 juga, soalnya barang elektronik cepet kok nyebarnya.

  6. rotyyu says:

    Kalau mau menikmati USB 3.0 berarti harus upgrade kompie juga dunk……

  7. hendra says:

    konektor usb 3 berbeda dari usb 2 apa ada konektor sambungan

  8. silas says:

    Nah pertanyaan saudara Rotyyu sebenarnya dijawab oleh saudara Hendra. Tapi kebenarannya ada atau tidak masih belom bisa saya pastikan. Tapi saya yakin jika periferal ini muncul nanti, tidak mungkin mengharuskan user juga mengganti ke kompi yang sudah support usb 3.0 juga (dan kemungkinan kompi ini juga muncullnya masih lebih lama dari si the flash ini) Jadi saya yakin mereka juga sudah mempersiapkan konektor untuk kompi2 yang masih menggunakan socket 2.0. Kalau tidak? ya mana laku.. ^^

  9. benny benben says:

    linux adalah OS pertama yg mendukung USB 3.0; bahkan coder-nya aja seorang geekes (a.k.a a woman) Linux. salutt !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s