27 September 2007, siang kira-kira pukul 11 p.m, aku memberanikan diri menghadap Pak Agus Zainal untuk konsultasi masalah TA. Mondar-mandir kayak gosokan, aku masih belom yakin mau maju sekarang ato nggak. Kebetulan Moses udah dapet paper dari bapaknya, dan itu memotivasiku a lil’ bit, kalo aku harus nggarap TA mulai sekarang, mengingat juga temen2 udah banyak yang maju.
Akhirnya langkahku kuarahkan keruangannya dan kuketuk sekali dua kali dan akhirnya kubuka. Ternyata dia sedang ada tamu. “Mau apa, Dik?” dia memanggilku dengan sebutan ‘dik’, aku ingat itu. “Mau konsultasi masalah tugas akhir, Pak.”, nggak ada kata-kata ‘anu atau mm..’ disitu, soalnya kalimat itu memang udah kupersiapkan sebelumnya. Akhirnya aku disuruh nunggu sebentar setelah urusannya selesai.
Setelah menunggu beberapa saat (kupikir cukup lama), aku keduluanan seseorang yang juga berurusan dengan bapak itu, gak apa-apalah itung-itung persiapan sebelum bincang-bincang dengan bapaknya nanti.
Dan akhirnya giliranku menghadapnya. Ketika aku menanyakan tujuan dan maksudku untuk meminta judul/paper TA, dia memotong pembicaraanku, katanya “Sek..Sek..Mas, saya tadi diberitahu sama yang koordinasi masalah Tugas Akhir bahwa saya telah melebihi quota”. Aku yang mengerti masalah itu langsung saja kaget, “kok bisa yah pas di aku??” pikirku. Dan dia terus sibuk menghubungi lagi koordinator tersebut, dan ‘untung’nya(bagiku, ntah baginya juga), telepon yang melalui jalur VOIP itu gak ada jawaban.
Kemudian dia putus asa melakukan panggilan, dan langsung sibuk mencari-cari sesuatu di tumpukan, yang seprtinya….PAPER!! yah itu paper-paper TA. Satu persatu di pilihkannya judul yang sesuai untukku, sampai pada akhirnya judul “Adaptive degraded document image binarization” ditawarkannya padaku. Sepintas dijelaskannya padaku bahwa paper ini cukup mudah namun memiliki ide yang menarik dan cerdas. Apa isi papernya akan kujelasin di post-post berikutnya yah..
Aku senang banget bisa dapet paper itu, karena tadinya kupikir akan dapet paper-paper sulit yang berbau medis, yang kemungkinan membutuhkan cross knowledge ke ilmu kedokteran, tapi ternyata tidak. God’s hands involved i believe.
Aku punya waktu dua minggu untuk membuat proposal, sebelumnya harus progress dulu apakah paper ini benar-benar cocok buatku.
Yah, aku yakin ini bukanlah akhir melainkan awal dari PERTEMPURAN YANG SEBENARNYA, hehe aku menyebutnya TA seperti setengah kuliah.
May God teach me every step to do, may the environment surround, keep supporting me always, till i get my VICTORY!
~ God bless u All~








Komen para penggores